Penceramah kondang KH Drs Ahmad Ihsan atau yang dikenal Ustaz Cepot dikabarkan meninggal dunia pada Senin (27/8/2018).
Ustaz yang berceramah dengan gaya khasnya itu sempat dirawat dirumah sakit karena penyakit yang dideritanya.
Belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya ustaz yang dikenal dengan gaya ceramahnya yang cukup fenomenal itu.
Kabar duka ini pertamakali diberitahukan oleh Ustaz Solmed melalui akun Instagram pribadinya.
“Innaa Lillaahi Wa Innaa Ilaihi Rooji’uun… Selamat Jalan Sahabat dan Guru ku, KH. Ahmad Ihsan ( ustadz Cepot ) semoga Allah merahmatimu , menjadikan jariyah atas segala amal dan ilmu mu. Alfaatihah,” tulis Ustaz Solmed dalam kapsyennya.
Tak hanya ustaz Solmed, akun gosip lambe turah juga memberikan kabar duka tersebut.
. إِنَّا لِلّهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ .
Turut berduka cita atas Meninggalnya KH. Drs. Ahmad Ihsan (Ustadz Cepot )
.
Semoga amal ibadah beliau diterima disisi Nya
Aamin,” tulis @lambe_turah (27/8/2018).
Tak lama memberikan kabar duka, ustaz solmed pun kembali memberikan informasi terbarunya mengenai ustaz Cepot.
Dalam unggahan terbarunya, Ustaz Solmed memberikan informasi lokasi pemakaman ustaz cepot.
Dalam postingan gambarnya tertuis seperti ini:
“Dimakamkan di dekar masjid Pondok Pesantren Mumtaz Ibrahim
Jl KH Hasyim Azhari Gg. Masjid, Kenanga, Cipondoh, Tangerang.
Patokannya Polsek Cipondoh di kiri jalan, di kanan jalan ada Gg Masjid”
Ia juga menyematkan caption dalam unggahannya itu.
“Ini alamat bagi yg ingin Ta’ziyah atas Wafatnya Kh. Ahmad Ihsan ( Ustadz Cepot ),” tulis ustad_solmed pada Senin (276/8/2018) petang.
Kiprah Ustaz Cepot
Ustaz Cepot dikenal setelah ia kerap mengisi acara ceramah di televisi.
Bernama asli Ahmad Ihsan, umat mengenalnya sebagai Ustadz Cepot.
Melansir dari laman ustadzcepot.com, julukan itu muncul karena kekhasan wajah dan karakter jenakanya dalam berdakwah.
Adapun, dia mengawali pendidikan agamanya di Darurrahman Jakarta, sebuah pesantren asuhan KH Syukron Ma’mun.
Di sinilah disiplin ilmu agama dan pengembangan dirinya dimulai.
Kemudian jenjang pendidikan ia lanjutkan ke pesantren Al-Makmur Kota Tangerang.
Pria kelahiran Tangerang, 9 April 1958 ini menempuh pendidikan S1 di UIN Bandung pada Fakultas Tarbiyah.
Karena keinginannya untuk terus mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya, sambil kuliah ia pun masih mengaji di sebuah pesantren salafy Bustanul Wildan di daerah Cileunyi, Bandung Putra dari pasangan H Syai’in dan Hj
Ia juga dikenal sebagai salah satu penceramah yang memiliki gaya hidup sederhana.
Hal itu ia dapatkan karena di masa mudanya ia pernah berjualan rokok asongan.
Sampai nasib baik datang kepada Ustaz Cepot, yang kemudian dipercaya untuk mengajar Alquran dan menjadi guru di beberapa sekolah.
Karena bakatnya dalam menyampaikan ilmu agama, lelaki yang pernah menjadi kepala sekolah dibeberapa sekolah ini pun mulai menjadi ustaz muda di berbagai majlis ta’lim.
Dengan cepat ia digemari oleh jemaah karena memiliki gaya penyampaian yang apa adanya namun indah dan terarah.
Ustaz Cepot juga merupakan pembina Pondok Pesantren Ibadurrahman.
Dan tahun 2006, adalah tahun pertama pria berketurunan Betawi ini berdakwah di stasiun televisi nasional sampai sekarang.
Hampir seluruh Indonesia pernah ia datangi untuk mensyiarkan islam, termasuk keluar negeri.
Sebagai tokoh agama hari-harinya diisi dengan kesibukan berdakwah dan membina umat dan para santri menjadi umat terbaik.
TribunnewsBogor.com/Tribun Jateng)
Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Ustaz Cepot Meninggal Dunia, Lokasi Pemakaman dan Kiprahnya Di Dunia Dakwah, http://bogor.tribunnews.com/2018/08/27/ustaz-cepot-meninggal-dunia-lokasi-pemakaman-dan-kiprahnya-di-dunia-dakwah?page=4.
Penulis: Damanhuri
Editor: Vivi Febrianti

